Assalamualaikum .
Tetibe rasa nak update blog tengah-tengah malam ni kan :_:
Bila search about tarbiyah . . .
Dan aku adalah salah seorang orang yang melalui proses tarbiyah . Dulu dan sekarang jauh beza . Bila ingat balik , hm . Banyak lagi orang yang baik . Banyak lagi orang yang banyak ilmunya . Dan terasa kerdilnya aku didalam golongan manusia berilmu .
Dan sebenarnya , proses tarbiyah itu perlu hingga akhirnya . Aku cuba untuk jadi yang sebaiknya . Bukan senang nak mentarbiyahkan diri . Dugaan dan cabaran sentiasa ada . Moga diberi kekuatan untuk menghadapi segalanya .
Indeed , proses tarbiyah itu indah kerana disitu kita menjadi seorang yang lain yang lebih baik .
Allahuakbar :)
Thursday, December 5, 2013
Monday, December 2, 2013
Dunia . .
Assalamualaikum .
Erm . Tetibe je rasa ak update . (walaupun rasanya takade sape yang nak baca pun kan) :s
Okay . Aku rasa manusia zaman sekarang sedang melalaikan antara satu sama lain ? Er , ini hanya lah pandangan seorang pelajar yang masih belajar . Maaf kalau ada yang terasa :_:
Bukannya apa . Drama atau filem sekarang telah melalaikan ramai manusia . And one of the people aku rasa adalah aku ? Yup . Aku telah tewas dengan tipu dunia . Astaghfirullah .
Mostly , reality show yang ada dekat tv adalah adaptasi dari novel . And novel mostly read by women . I'm a girl . Belum sampai tahap women kut ? Tapi I already read the novel la kan .The drama telah menarik aku untuk menontonnya hingga akhir .
See .
Aku telah leka dengan tipu dunia . Dear Allah , jauhkanlah aku dari perkara yang boleh melalaikan diri ini .
Nasib baik rumah takade astro kan . Yeah , I really bersyukur :D
P/S : Sedarlah wahai manusia dari mimpi yang tak pernah nak habis ini . (termasuk aku)
Erm . Tetibe je rasa ak update . (walaupun rasanya takade sape yang nak baca pun kan) :s
Okay . Aku rasa manusia zaman sekarang sedang melalaikan antara satu sama lain ? Er , ini hanya lah pandangan seorang pelajar yang masih belajar . Maaf kalau ada yang terasa :_:
Bukannya apa . Drama atau filem sekarang telah melalaikan ramai manusia . And one of the people aku rasa adalah aku ? Yup . Aku telah tewas dengan tipu dunia . Astaghfirullah .
Mostly , reality show yang ada dekat tv adalah adaptasi dari novel . And novel mostly read by women . I'm a girl . Belum sampai tahap women kut ? Tapi I already read the novel la kan .The drama telah menarik aku untuk menontonnya hingga akhir .
See .
Aku telah leka dengan tipu dunia . Dear Allah , jauhkanlah aku dari perkara yang boleh melalaikan diri ini .
Nasib baik rumah takade astro kan . Yeah , I really bersyukur :D
P/S : Sedarlah wahai manusia dari mimpi yang tak pernah nak habis ini . (termasuk aku)
Saturday, November 30, 2013
Dimana Dia Dihatiku"
Assalamualaikum .
Ingatan dari sahabat kepada sahabat . Untuk kalian dan juga diri sendiri .
Ingatan dari sahabat kepada sahabat . Untuk kalian dan juga diri sendiri .
Buatlah kebaikan sebanyak-banyaknya meskipun
setelah ditinggalkan insan yang tersayang
kerana itulah bekalan untuk kita bertemu denganNya .
Semasa Rasululluah s.a.w dan Sayidina Abu Bakar bersembunyi di Gua Thur , dalam perjalanan untuk berhijrah ke Madinah , musuh-musuh Islam sudah berdiri di hadapan pintu gua dan hampir menemui mereka.
Ketika Abu Bakar cemas , Rasulullah s.a.w menenangkannya dengan berkata, "Jangan takut, Allah bersama kita."
Inilah kehebatan Rasulullah s.a.w , Allah sentiasa di hatinya .
Sewaktu Da'thur seorang tentera musuh menyerang hendap Rasulullah s.a.w lalu meletakkan pedang ke leher baginda dan bertanya , "Siapakah akan menyelamatkan kamu daripadaku?"
Jawab Rasulullah penuh yakin, "ALLAH"
Mendengar jawapan itu , gementarlah Da'thur dan terlepaslah pedang daripada tangannya . Itulah kehebatan Rasulullah . . . . sentiasa ada Dia di hati baginda .
Diceritakan juga bahawa pada suatu ketika Khalifah Umar Al Khattab ingin menguji seorang budak gembala kambing di tengah sebuah padang pasir. "Boleh kau jualkan kepadaku seekor daripada kambing-kambing yang banyak ini?"
"Maaf tuan , tidak boleh . Kambing ini bukan milik saya punya . Ia milik tuan saya . Saya hanya diamanahkan untuk menjaganya sahaja."
"Kambing ini terlalu banyak dan tidak ada siapa selain aku dan kamu di sini . Jika kau jualkan seekor kepadaku dan kau katakan kepada tuanmu bahawa kambing itu telah dimakan oleh serigala , tuanmu tidak akan mengetahuinya", desak Sayidina Umar lagi , sengaja menguji.
"Kalau begitu dimana Allah?" ujar budak itu.
Sayidina Umar terdiam dan kagum dengan keimanan yang tinggi di dalam hati anak kecil itu . Walaupun hanya seorang gembala kambing yakni pekerja bawahan , tetapi dengan kejujuran dan keimanannya , dia punya kedudukan yang tinggi di sisi ALLAH . Jelas ada Dia di hatinya .
Melihat anekdot-anekdot ini, aku terkesima lalu bertanya pada diri, dimanakah Dia dalam hatiku ? Apakah ALLAH sentiasa menjadi pergantungan harapan dan tempat merujuk serta memujuk hatiku yang rawan ?
ALLAH ciptakan manusia hanya dengan satu hati .
Di sanalah sewajarnya cinta ALLAH bersemi . Jika cinta ALLAH yang bersinar sinarlah segala cinta yang lain . Tetapi jika sebaliknya , cinta selainNya yang ada di situ , maka cinta ALLAH akan terpinggir . Ketika itu tiada DIA di hatiku .
Sering diri ini berbicara sendiri , bersndikan sedikit ilmu dan didikan daripada guru-guru dalam hidupku , kata mereka ( dan aku amat yakin dengan kata itu ) , " Bila ALLAH ada di hatimu , kau seolah-olah memiliki segalanya . Itulah kekayaan , ketenangan dan kebahagian yang hakiki .
Apakah ALLAH menjadi tumpuan dalam hidupku ?
Apakah yang aku fikir , rasa , lakukan dan laksanakan sentiasa merujuk kepadaNya ?
Bila bertembung antara kehendakNya dankehendakku m kehendak siapa aku dahulukan ?
Sanggupkah aku menyayangi hanya keranaNya ? Tegakah aku membenci juga keranaNya ?
Bagaimana sikapku terhadap hukum-hakam Mu ?
Sudahkah aku melawan hawa nafsu untuk patuh dan melakukan segala yang wajib sekalipun perit dan sakit ketika melaksanakannya ?
Sudahkah aku meninggalkan segala yang haram walaupun kelihatan indah dan seronok ketika ingin melakukannya ?
Soalan-soalan ini seungguhnya telah menimbulkan banyak persoalan . Bukan akal yang menjawabnya , tapi rasa hati yang amat mendalam .
Aku teringat bagaimana seorang sufi diajukan dengan satu soalan , "Apakah engkau takutkan ALLAH ?"
Dia menangis dan menjawab ,
"Aku serba salah untuk menjawab ya atau tidak . Jika aku katakan tidak , aku akan menjadi seorang yang kufur . Sebaliknya kalau aku katakan ya , aku terasa menjadi seorang munafik . Sikapku amat berbeza dengan kata-kata . Orang yang takutkan ALLAH bergetar hatinya bila mendengar ayat-ayat ALLAH tapi aku tidak . . . . "
Maksudnya , jika seorang sufi yang hatinya begitu hampir dengan ALLAH pun sukar bila ditanyakan apakah ada DIA di hatinya , lebih-lebih lagilah aku yang hina dan berdosa ini . Di hatiku masih ada dua cinta yang bergolak dan berbolak-balik . Antara cinta ALLAH dan cinta dunia sedang berperang dengan begitu hebat dan dasyat sekali .
Kalau kau tanyakan aku , "Adakah Dia di hatimu?"
Aku hanya mampu menjawab ,
"Aku seorang insan yang sedang bermujahadah agar DIA di hatiku . Aku belum sampai ke tahap mecintaiNya tetapi aku yakin , aku telah memulakan langkah untuk mencintaiNya .
Justeru , kerana belum ada DIA di hatiku , hidupku belum bahagia , belum tenang dan belum sejahtera . Aku akan terus mencari . Aku yakin ALLAH itu dekat , pintu keampunan NYA lebih luas daripada pintu kemurkaanNya . Selangkah aku mendekat , seribu langkah DIA merapat . Dan akhirnya aku yakin . . . . satu saat nanti , akan ada DIA di hatiku dan hatimu jua .
Allahuakbar . Seseungguhnya Dia tahu apa yang kita tak ketahui .
Sumber : Dimana Dia Dihatiku ?
Subscribe to:
Posts (Atom)
